Keterangan Gambar : Salah satu kelompok peserta pentas seni saat menampilkan tarian budaya dalam Bazar Rakyat Balikpapan Timur. Mereka mampu menghipnotis penonton dari aksi-aksi-aksi tarian yang memukau.
Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Suasana Embarkasi Haji Balikpapan Timur dipenuhi semangat dan warna-warni busana tradisional saat ratusan pelajar dari tingkat PAUD hingga SMK tampil dalam pentas seni tari, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bazar Rakyat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan.
Selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (14/2/2026), sebanyak 439 peserta didik dari berbagai sekolah di Kecamatan Balikpapan Timur (Baltim) tampil bergantian membawakan beragam tarian daerah. Pentas ini tak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga ruang ekspresi bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kecintaan terhadap budaya.
Ketua Panitia Bazar Rakyat Baltim, Muhammad Amiruddin, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan telah disusun sejak pagi hingga malam hari.
“Untuk Jumat dan Sabtu sore kita fokus pada pentas seni dari PAUD, SD, SMP hingga SMA. Malam harinya ada pertunjukan musik, termasuk menghadirkan Putri KDI. Kemudian pada Minggu digelar jalan santai akbar yang diikuti ribuan warga Balikpapan Timur,” ujarnya.
Menurut Amiruddin, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Panitia mencetak sekitar 17 ribu tiket jalan santai dan hingga menjelang pelaksanaan, hampir 15 ribu tiket telah terdistribusi, tidak hanya untuk warga Baltim tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
Selain pentas seni dan jalan santai, Bazar Rakyat juga melibatkan 45 tenant UMKM yang menjajakan aneka kuliner dan produk lokal di sekitar area Embarkasi Haji. Untuk memeriahkan puncak acara, panitia menyiapkan hadiah undian berupa 11 unit sepeda motor, terdiri dari tiga motor matic dan delapan motor listrik.
Amiruddin menegaskan, keterlibatan UMKM merupakan bagian penting dalam perayaan ini. Para pelaku usaha cukup dibebankan biaya kebersihan, sementara fasilitas utama disiapkan panitia melalui dukungan anggaran pemerintah kota dan kolaborasi dengan pelaku usaha setempat.
“Kami ingin kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi. Tidak hanya merayakan hari jadi kota, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia berharap, kegiatan serupa di masa mendatang dapat digelar lebih baik lagi dan semakin memperkuat semangat Balikpapan sebagai kota harmoni menuju kota global.
Di tengah meriahnya pentas seni, kebanggaan juga dirasakan para guru dan orang tua siswa. Pembina Grup Tari SDN 004 Balikpapan Timur, Ilmiah, mengaku bangga melihat anak didiknya tampil percaya diri di hadapan publik.
“Anak-anak senang sekali, orang tua mereka juga ikut mendukung dan mendokumentasikan. Apalagi sebagian siswa kelas 6, ini menjadi penampilan terakhir mereka di tingkat SD,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan banyak dampak positif, mulai dari melatih keberanian tampil di depan umum hingga menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah.
Pada kesempatan itu, siswa SDN 004 Baltim menampilkan Tari Enggang Bahalap, tarian khas Dayak yang sarat makna tentang keanggunan dan keluhuran budi. Grup tari tersebut diperkuat oleh siswa kelas 6A dan 6B.
Ilmiah menjelaskan, persiapan penampilan telah dilakukan sejak sebulan terakhir. Di sekolahnya, kegiatan ekstrakurikuler seni rutin digelar setiap Sabtu, sehingga para siswa sudah terbiasa tampil dalam berbagai kesempatan.
“Setiap Sabtu kami ada pentas seni di sekolah. Jadi ketika ada acara seperti ini, anak-anak sudah siap,” tuturnya.
Ia berharap ke depan para siswa memiliki kesempatan tampil di ajang yang lebih luas. Namun bagi mereka, keikutsertaan dalam Bazar Rakyat ini sudah menjadi kebanggaan tersendiri karena dapat turut memeriahkan hari jadi Kota Balikpapan.
Melalui panggung sederhana di Embarkasi Haji, semangat generasi muda Balikpapan Timur tak hanya menghibur, tetapi juga menjadi simbol keberlanjutan budaya dan kebersamaan warga dalam merayakan usia kota yang kian matang. (man)
Tulis Komentar