Iklan Dua

Menatap HBKN 1447 H, BI Balikpapan Optimalkan Penyediaan ULE hingga Lebih Rp2 Triliun

$rows[judul] Keterangan Gambar : Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi.

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN – Menatap Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 1447 Hijriah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan terus mengoptimalkan penyediaan uang layak edar (ULE) bagi masyarakat. Berbagai program strategis telah disiapkan untuk memastikan kebutuhan uang kartal terpenuhi selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Salah satu program utama yang kembali digelar adalah Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI), yang merupakan program nasional Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan uang kartal selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI). Layanan penukaran uang rupiah dalam program ini dilakukan melalui website PINTAR, dengan mekanisme tunai (cash) maupun nontunai menggunakan QRIS.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, menjelaskan bahwa, pelaksanaan SERAMBI dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari layanan penukaran di loket perbankan, kas keliling retail di tempat ibadah, kas keliling terpadu, hingga kas keliling susur pantai. Kegiatan ini juga disertai dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah yang disinergikan bersama sejumlah mitra strategis. 

"Layanan kas keliling susur pantai ditujukan untuk menjangkau masyarakat pesisir di sepanjang perairan Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), hingga Paser. Pelaksanaan kas keliling susur pantai akan berkolaborasi dengan TNI Angkatan Laut, menggunakan kapal patroli TNI AL sebagai moda transportasi utama sekaligus pengamanan kegiatan,” ujar Robi Ariadi dalam jumpa pers di Saro Coffee & Eatery, Kamis sore (29/1/2026).

Selain itu, BI Balikpapan juga akan memfasilitasi layanan penukaran uang berbasis kecamatan melalui program Penukaran Serentak Berbasis Kecamatan (Pusaka). Program ini merupakan optimalisasi layanan kas dengan memanfaatkan website PINTAR dan bersinergi dengan perbankan yang beroperasi di masing-masing kecamatan, baik melalui transaksi tunai maupun QRIS.

Dalam rangka memastikan kecukupan uang layak edar, BI Balikpapan menyiapkan dana yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya.

“Pada tahun lalu kami menyiapkan uang sebesar Rp1,8 triliun. Melihat meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap penggunaan aplikasi PINTAR, tahun ini jumlahnya kami tingkatkan menjadi lebih Rp2 triliun,” ungkap Robi.

Tidak hanya fokus pada layanan kas, BI Balikpapan juga terus memperkuat edukasi Rupiah melalui program Belajar Rupiah di Lingkungan Kelurahan (BERLIAN). Program ini merupakan inovasi edukasi CBP Rupiah berbasis Training of Trainers (ToT) yang melibatkan edukator eksternal, seperti duta muda, duta guru, serta guru penulis CBP Rupiah, yang dikemas dalam bentuk kompetisi edukasi.

Sepanjang tahun 2026, BI Balikpapan juga akan bersinergi dalam penyelenggaraan tiga agenda besar untuk mendukung penguatan ekonomi daerah. Agenda tersebut meliputi Pekan Ekonomi dan Keuangan Syariah Nasional (PESAN) 2026 yang akan digelar pada akhir Juni 2026. Kegiatan ini mencakup pameran produk UMKM, workshop ekonomi dan keuangan syariah, serta pengembangan keuangan sosial syariah.

Selanjutnya, pada September 2026 mendatang akan diselenggarakan MAHLIGAI NUSANTARA 2026, yang menjadi rangkaian kegiatan penguatan UMKM unggulan daerah. Agenda ini meliputi workshop, pagelaran busana wastra dan batik, pameran produk UMKM, serta berbagai kompetisi dan kegiatan edukatif.

BI Balikpapan juga akan menggelar Festival Nontunai Nusantara (FENTURA) Series 2026 sebagai upaya memperluas ekosistem keuangan digital di wilayah kerja KPwBI Balikpapan.

“Kampanye ini difokuskan pada peningkatan penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran digital, dengan target 83,8 juta transaksi QRIS dan 305 ribu merchant QRIS,” jelas Robi.

Rangkaian kegiatan FENTURA 2026 meliputi user experience pembayaran nontunai, sosialisasi dan edukasi kebijakan sistem pembayaran, serta showcasing ekosistem keuangan digital. Salah satu agenda pendukung dalam rangkaian ini adalah FENTURUN 2026. (*)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)