Iklan Dua

Jembatan Klamono Disorot, Dewan Minta DPU Tak Tunggu Korban

$rows[judul] Keterangan Gambar : Anggota komisi IV DPRD Balikpapan Ryan Indra Saputra.

Poroskaltim.com, BALIKPAPAN - Kondisi jembatan di Jalan Klamono, tepatnya di depan Plaza Muara Rapak (Ramayana) atau area lampu lalu lintas, kembali menjadi perhatian serius DPRD Kota Balikpapan. Infrastruktur yang setiap hari dilalui kendaraan dengan intensitas tinggi itu dinilai perlu segera mendapat penanganan serius.

Sorotan itu datang dari anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Ryan Indra Saputra, yang memandang hal tersebut bukanlah hal sepele, mengingat kondisi jembatan itu telah berusia sangat lama.

Ryan menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh menunda perbaikan hingga terjadi insiden yang merugikan masyarakat.

“Jangan menunggu sampai ada kecelakaan baru diperbaiki. Ini menyangkut keselamatan pengguna jalan,” ujarnya kepada media saat ditemui di kantor DPRD Kota Balikpapan, pada Senin (27/4/2026).

Sebagai wakil dari daerah pemilihan (dapil) Balikpapan Utara, Ryan mengaku telah lama menyoroti kondisi jembatan tersebut. Ia menyebut, usulan perbaikan sebenarnya rutin disampaikan dalam forum perencanaan pembangunan, seperti Rakor Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) dan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), namun hingga kini belum terealisasi.

Menurutnya, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan harus segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur jembatan. Langkah ini penting untuk memastikan kelayakan serta mencegah potensi risiko yang lebih besar.

“Kalau ada kerusakan, harus segera ditangani. Jangan sampai membahayakan masyarakat yang melintas,” kata politisi Golkar itu.

Ryan juga mengingatkan bahwa jalan dan jembatan merupakan infrastruktur vital yang menunjang aktivitas masyarakat. Karena itu, pengawasan dan perawatan berkala menjadi kunci untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Ini akses penting, jadi harus ada langkah preventif. Jangan sampai kita terlambat bertindak,” tegasnya.

Ia pun berharap pemerintah kota melalui DPU dapat segera merespons keluhan tersebut dengan langkah nyata di lapangan, sehingga keamanan pengguna jalan tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan infrastruktur terus meningkat. (adv/man)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)